header-int

Pendidikan Jarak Jauh di UGM-II UIPM Center

Senin, 31 Okt 2022, 18:55:05 WIB - 649 View
Share
Pendidikan Jarak Jauh di UGM-II UIPM Center

Sejak 2001, UIPM sebagai perguruan tinggi asing sudah menyelenggarakan pendidikan distance education yang mengacu pada International Program dan mengkolaborasikan dengan system pendidikan jarak jauh di Indonesia, perbedaannya tidak terlalu signifikan, persamaannya terletak pada cara pembelajarannya. Peraturan Pemerintah tentang pendidikan jarak jauh sebagai landasan untuk mengawinkan program Internasional yang sudah diterapkan oleh UIPM sejak tahun 2001.

Tahun 2022 UIPM Indonesia  menaungi UGM-II sebagai Lembaga Penyelenggara dari Perguruan Tinggi Asing yang menerapkan system pembelajaran Distance Education berupaya untuk meningkatkan kualitas baik materi pendidikan maupun cara pembelajarannya sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan ilmu Information Technology dan communication yang berjalan sangat cepat dalam perkembangannya.

A. Distance Education (pendidikan jarak jauh) dicirikan oleh:

  1. Keterpisahan geografis maupun keterpisahan waktu antara pendidik (dosen) dan peserta didik;
  2. Keberagaman jalur komunikasi dan interaksi sinkron maupun asinkron antara peserta didik dengan peserta didik, dengan dosen, dengan sumber belajar lainnya;
  3. Pemanfaatan beragam media pembelajaran untuk menyampaikan pembelajaran;
  4. Ketersediaan beragam layanan bantuan belajar bagi peserta didik; dan
  5. Pengorganisasian proses pendidikan dalam satu institusi.

Pendidikan jarak jauh juga dilandasi oleh prinsip pendidikan terbuka, sehingga menyediakan keluwesan belajar bagi peserta didik lintas ruang dan waktu.

B. Proses Pembelajaran

Pembelajaran dalam Distance Education dilakukan melalui dua bentuk pembelajaran sesuai dengan aktifitas mahasiswa yang juga sebagian besar adalah para karyawan, pengusaha, politikus, agaman dan sebagainya, karena mereka sangat sibuk, bagi mereka waktu sangat berharga. Atas dasar itu UIPM memberikan kemudahan waktu Tutorial/Tatap Muka dengan mengambil Hari Sabtu dan Minggu selama 6 Bulan, paket program MBA, dan selebihnya dilakukan dengan Kuliah Mandiri melalui media internet tanpa terikat waktu dan tempat, sebagai berikut:

  1. Belajar mandiri: proses pembelajaran yang diinisiasi oleh peserta didik dalam periode tertentu. Untuk dapat membantu peserta didik belajar secara mandiri, dosen menyiapkan beragam tugas dan pemicu/inisiasi dengan memanfaatkan Information Technology and Communication.
  2. Belajar terbimbing/terstruktur: proses pembelajaran yang disediakan oleh perguruantinggi untuk membantu proses belajar peserta didik dalam bentuk tutorial tatap muka dan tutorial online, dengan mengandalkan bimbingan dosen/tutor secara langsung maupun virtual, secara residensial (mukim) maupun non-residensial (tidak mukim).

C. Gunakan Bahasa Negara Asal

UIPM Center melalui UGM-II tidak membutuhkan bahasa Inggris yang sempurna. Tujuan UIPM adalah untuk melibatkan orang-orang ke dalam proses pendidikan yang dapat dicapai dalam bahasa apapun. Pengetahuan bahasa Inggris hanya pengetahuan bahasa, tapi tidak harus menjadi persyaratan utama untuk keterlibatan dalam proses pendidikan.

Mahasiswa dapat menggunakan penerjemah online gratis (menyalin dan menempelkan teks ke penerjemah, misalnya 'Google Translator'), Atau mahasiswa dapat mendownload browser yang dapat mengirimkan terjemahan instan.

Semua bahasa dapat diterima untuk semua program UIPM 

Selain bahasa Inggris dan Indonesia, UIPM menerima bahasa yang paling umum digunakan, seperti bahasa Spanyol, Prancis, Jerman, Rusia, Arab dan bahasa lainnya. Mahasiswa perlu berkomunikasi dengan UIPM dalam bahasa Indonesia (bagi Mahasiswa Indonesia) dan bahasa Inggris bagi mahasiswa Asing (walaupun bahasa Inggris mahasiswa tidak sempurna), namun semua pekerjaan pendidikan mahasiswadapat diajukan dalam bahasa ibu (bahasa asli negara asal). Untuk formal legal Bahasa Inggris digunakan didalam Transcript dan Ijasah UIPM.

D. Beban Studi

Perhitungan beban studi mahasiswa dirinci dalam satuan kredit semester. Sistem satuan kredit semester mengasumsikan kegiatan kuliah dalam tiga komponen kegiatan, yakni:

  1. Kegiatan tatap muka terjadwal, 
  2. Kegiatan akademik terstruktur, dan 
  3. Kegiatan akademik mandiri. 
  4. Waktu kegiatan setiap satu satuan kredit semester untuk suatu perkuliahan terdiri atas:
  • 50 menit kegiatan tatap muka terjadwal, yaitu pertemuan tatap muka antara mahasiswa dan dosen menurut jadwal yang telah ditentukan;
  • 60 menit kegiatan akademik terstruktur, yaitu kegiatan akademik mahasiswa yang tidak terjadwal tetapi telah direncanakan dosen, misalnya pekerjaan rumah, dan membaca literatur yang akan dikuliahkan pada pertemuan berikut;
  • 60 menit kegiatan akademik mandiri, yaitu kegiatan belajar yang dilakukan atas inisiatif mahasiswa sendiri, tanpa diatur atau direncanakan dosennya. Dengan demikian, mata kuliah yang berbobot 2 SKS berarti dalam satu hari harus diselenggarakan berupa kuliah tatap muka sebanyak 2 x 50 menit.

E. Dasar Hukum Distance Education di Indonesia

Sistem pendidikan jarak jauh (Distance Education) yang dipersepsikan sebagai inovasi abad 21, merupakan sistem pendidikan yang memiliki daya jangkau luas, lintas ruang, waktu, dan sosioekonomi. Sistem Distance Education membuka akses terhadap pendidikan bagi siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Dengan karakteris Information Technology and Communication tersebut, sistem Distance Education seringkali dianggap sebagai solusi terhadap berbagai masalah pendidikan, terutama yang berkaitan dengan pemerataan dan demokratisasi pendidikan, serta perluasan akses terhadap pendidikan berkualitas kepada seluruh lapisan masyarakat. Melalui berbagai perangkat hukum yang telah dikeluarkan pemerintah, antara lain :

  • Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional,
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 24 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada Pendidikan Tinggi,
  • Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 7 Tahun 2020 tanggal 24 Januari 2020, tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin PTS pada Pasal 57, Ayat 1

F. Fungsi dan Tujuan

Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 31 ayat (2) menyatakan bahwa pendidikan jarak jauh berfungsi memberikan layanan pendidikan kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler. Pernyataan ini dipertegas lagi dalam Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 pasal 31 ayat (2) tentang Pendidikan Tinggi bahwa selain untuk memberikan layanan Pendidikan Tinggi kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler, pendidikan jarak jauh bertujuan untuk memperluas akses serta mempermudah layanan Pendidikan Tinggi dalam pendidikan dan pembelajaran.

Sementara itu, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (pasal 118 ayat 1) menyatakan bahwa pendidikan jarak jauh bertujuan meningkatkan perluasan dan pemerataan akses pendidikan, serta meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan. Senada dengan itu, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 24 tahun 2012 tentang 

Penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada Pendidikan Tinggi, pada pasal 2 dinyatakan bahwa pendidikan jarak jauh bertujuan untuk meningkatkan perluasan dan pemerataan akses terhadap pendidikan yang bermutu dan relevan sesuai kebutuhan.

Dengan demikian, penyelenggaraan pendidikan jarak jauh harus sejalan dengan fungsi dan tujuan yang telah diformulasikan dalam perundangan yang berlaku, yakni untuk memperluas dan meratakan akses pendidikan yang bermutu serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.

G. Pendidikan Terbuka dan Pendidikan Jarak Jauh

Pendidikan jarak jauh adalah proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui  penggunaan berbagai media komunikasi (Permendikbud No. 109/2013).

Pendidikan Jarak Jauh (Distance Education) mempunyai karakteris Information Technology and Communication: bersifat terbuka, belajar mandiri, belajar tuntas, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, menggunakan teknologi pendidikan lainnya dan/atau pembelajaran terpadu perguruan tinggi. Penyelenggaraan program Distance Education dilandasi pada prinsip pendidikan terbuka dan pendidikan jarak jauh.

Pendidikan terbuka mencerminkan penyelenggaraanpendidikan secara multi entry-multi exit, tanpa membatasi usia, tahun ijazah, latar belakang bidang studi, masa dan kecepatan studi, masa registrasi, tempat dan cara belajar, masa evaluasi hasil belajar, dan pemilihan program studi. Distance Education dapat memberikan layanan pendidikan khusus dan layanan khusus secara inklusif. Misalnya, terbuka bagi siapa saja untuk menjadi peserta didik, terbuka bagi peserta didik mengambil program studi apa saja atau mata kuliah apa saja yang diminati, terbuka bagi peserta didik untuk belajar melalui cara dan strategi yang beragam, terbuka bagi peserta didik untuk ujian dalam beragam bentuk kapan saja dibutuhkan. Keterbukaan yang disediakan oleh institusi penyelenggara pendidikan ini menyediakan keluwesan belajar bagi peserta didik, dalam berbagai derajat intensitas.

Pengertian Pendidikan Jarak Jauh 

  • • Proses pendidikan yang terorganisasi yang menjembatani keterpisahan antara siswa dengan pendidik dan dimediasi oleh pemanfaatan teknologi, dan pertemuan tatap muka yang minimal. 
  • • Pendidikan jarak jauh ditawarkan lintas ruang dan waktu sehingga siswa memperoleh fleksibilitas belajar dalam waktu dan tempat yang berbeda, serta menggunakan beragam sumber belajar. 
  • • Biasanya berbentuk pendidikan massif Pendidikan Jarak Jauh berevolusi dari bentuk pendidikan koresponden sampai pendidikan melalui elearning lintas ruang dan waktu

Pembelajaran individu/mandiri atau kelompok menggunakan ITC (Information Technology and Communication) dan jejaring. 

  • Memberikan fleksibilitas untuk siswa belajar kapan saja, di mana saja, dan dengan siapa saja. 
  • Dapat dikombinasikan dengan tatap muka / pembelajaran blended, tetapi memiliki nilai inovatif karena memberikan nuansa baru dalam proses belajar mengajar yang berbeda dengan pembelajaran tatap muka biasa. 

Pendidikan Jarak Jauh mempunyai karakteris Information Technology and Communication: bersifat terbuka, belajar mandiri, belajar tuntas, menggunakan teknologi informasi dan komunikasi, menggunakan teknologi pendidikan lainnya dan/atau pembelajaran terpadu perguruan tinggi. Penyelenggaraan program Distance Education dilandasi pada prinsip pendidikan terbuka dan pendidikan jarak jauh.

Pendidikan terbuka mencerminkan penyelenggaraanpendidikan secara multi entry-multi exit, tanpa membatasi usia, tahun ijazah, latar belakang bidang studi, masa dan kecepatan studi, masa registrasi, tempat dan cara belajar, masa evaluasi hasil belajar, dan pemilihan program studi. Distance Education dapat memberikan layanan pendidikan khusus dan layanan khusus secara inklusif. Misalnya, terbuka bagi siapa saja untuk menjadi peserta didik, terbuka bagi peserta didik mengambil program studi apa saja atau mata kuliah apa saja yang diminati, terbuka bagi peserta didik untuk belajar melalui cara dan strategi yang beragam, terbuka bagi peserta didik untuk ujian dalam beragam bentuk kapan saja dibutuhkan. Keterbukaan yang disediakan oleh institusi penyelenggara pendidikan ini menyediakan keluwesan belajar bagi peserta didik, dalam berbagai derajat intensitas.

E-learning is defined as flexible learning experiences delivered through the use of information and computer technologies to be accessible anytime, anywhere, by anyone (pengalaman belajar yang fleksibel yang memanfaatkan TIK (Tehmologi Informasi Komunikasi) dan dapat diakses kapan saja, di masa saja, oleh siapa saja).

UIPM Center UIPM Center Indonesia akan mendukung terbentuknya Universitas Global Manajemen (UGM-II) berskala Nasional dan Internasional. Hal ini berkat dukungan dari Prof. Dr. Mohammad Soleh Ridwan, PhD selaku Director Program Of UIPM di UNIVERSAL INSTITUTE OF PROFESSIONAL MANAGEMENT, dalam pertemuan di Anjungan Riau TMII Jakarta timur bersama Kepala Anjungan Riau Dr. H. Zulfikar Ph.D disaksikan Prof. Dr. M. Djufri Liga, Ph.D, CTAP, BKP. pada tanggal 5 Oktober 2022.
© 2024 UIPMCENTER.COM Follow UIPM Center Indonesia : Facebook Twitter Linked Youtube